Forum Komunikasi Sandi se-DIY, Keamanan Informasi menjadi Perhatian Bagi Pemerintah Daerah dan Pusat.

Forum Komunikasi Sandi DIY kembali dilaksanakan oleh Dinas Kominfo Bantul, Selasa (22/8)bertempat di Desa Wisata Kaki Langit Mangunan. Acara ini dihadiri Unit Teknis Persandian Kabupaten/Kota se – DIY, Perwakilan dari Lemsaneg, Kejaksaan, TNI/Polri, dan Museum Sandi Kotabaru Yogyakarta.

Kepala Dinas Kominfo Bantul, Nugroho Eko Setyanto,S.Sos, MM dalam sambutannya membuka acara ini menyampaikan apresiasi dengan keberadaan forkomsanda DIY sebagai ajang komunikasi dan koordinasi pengelola Sandi di DIY. Berbagai permasalahan terkait pengelolaan informasi menjadi perhatian penting terutama masalah keamanan informasi.

lebih lanjut Nugroho menyampaikan, ” Pemanfaatan media sosial dalam penyebarluasan informasi saat ini sering dimanfaatkan untuk menyebarkan berita hoax serta penipuan yang merugikan banyak pihak,”. Dinas Kominfo sebagai Dinas Teknis pengelola informasi tidak henti-hentinya mensosialisasikan pemanfaatan media sosial dan berbagai sarana online secara positif.

Saya mengharapkan dari kegiatan Forum Komunikasi Sandi Daerah DIY ini, untuk dapat saling menguatkan komitmen untuk pengamanan data informasi lebih optimal lagi, ” tambah Nugroho.

Dalam kegiatan Forkomsanda DIY itu, hadir pula perwakilan dari Lemsaneg yang memaparkan beralih namanya Lembaga Sandi Negara (lemsaneg) menjadi Badan Siber dan Sandi Negara. ” Perubahan nama tersebut sebagai langkah menata Lembaga Sandi Negara menjadi BSSN guna menjamin terselenggaranya kebijakan dan program pemerintah di bidang keamanan siber, ” ujar Arie Setya Dewi, S.ST. (Analis SDP Lemsaneg RI).

Tinggalkan Balasan