Evaluasi LHP tentang Maturitas SPIP, Kominfo Hadirkan Inspektorat


BANTUL, DISKOMINFO – Menindaklanjuti Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terkait dengan Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Perangkat Daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bantul (Kominfo) melakukan evaluasi terhadap Identifikasi Resiko dengan menghadirkan Inspektorat sebagai narasumber, Selasa (14/1).

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bantul Ir. Fenty Yusdayati, MT menyampaikan kepada Inspektorat bahwa berdasarkan hasil LHP tentang Maturitas SPIP, Dinas Kominfo belum sepenuhnya memahami Sistem Pengendalian Internal Pemerintah. Untuk itu merasa perlu menghadirkan Inspektorat untuk memberikan pencerahan.

Inspektur Daerah Kabupaten Bantul Hermawan Setiaji, SIP, MH, menyatakan bahwa Dinas Kominfo mendapatkan nilai 3,49 sebenarnya sudah bagus karena diatas rata-rata Pemda yang hanya 3,07. “Peta resiko ada di dalam SPIP. Setiap program dan kegiatan harus diidentifikasi resiko yang mungkin terjadi. Resiko yang membuat kinerja tidak tercapai. Sehingga akan dapat diketahui yang paling berisiko tinggi itu apa dan  dapat direncanakan pengendaliannya untuk menghindari resiko tersebut ,” jelas Hermawan.

Dimensi resiko meliputi dimensi waktu, dimensi kualitas dan dimensi keselamatan/keamanan. Penyebab resiko internal antara lain : Man (Sumber Daya Manusia), Money (Keuangan), Material (Bahan), Machine (Peralatan dan Bangunan) dan Methode (Kebijakan, Sistem dan Prosedur). Penentuan dampak bisa berupa kerugian, keluhan, ketidakpuasan, target kinerja tidak tercapai, pelayanan terlambat atau bisa juga tuntutan perdata.

Untuk menguatkan pengendalian internal pada Dinas Kominfo Kabupaten Bantul disarankan membentuk Satgas SPIP dan menyusun penilaian atas setiap kegiatan dan mendokumentasikan dengan tertib pelaksanaan SPIP.(sri)



FORM KOMENTAR





DAFTAR KOMENTAR (0)