Bupati Bantul: Tafsir Data Dapat Melahirkan Program dan Kebijakan



Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bantul melaksanakan audiensi dengan Bupati Bantul terkait dengan Desa Cinta Statistik. Pada kesempatan tersebut Bupati Bantul didampingi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Panewu Sewon dan perwakilan Kalurahan Panggungharjo di Ruang Kerja Bupati, Rabu (2/6/2021).

Sesuai Keputusan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 130 Tahun 2021 Tentang Program Percepatan Pembinaan Statistik Sektoral 100 Desa Cinta Statistik Tahun 2021, Kalurahan Panggungharjo Kapanewon Sewon ditetapkan menjadi salah satu dari 100 Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tahun 2021. Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, menyampaikan dengan membaca data dapat inspirasi untuk melahirkan program dan kebijakan. 

“Terkadang dengan membaca data kita dapat inspirasi untuk sebuah Program, jadi siklusnya adalah data - program, program – data. Terkadang sebuah desa bukan kekurangan informasi dan data, tapi tidak adannya orang yang dapat memahami dan mengolah data yang ada,” Tutur Bupati Bantul.

Sementara itu Kepala BPS Provinsi DI Yogyakarta, Sugeng Arianto, M.Si. menyampaikan Perubahan mindset dan peningkatan SDM itu penting untuk pemanfaatan data di desa.

“Perubahan mindset dan peningkatan SDM itu penting untuk pemanfaatan data di desa. Ke depan, Panggungharjo diharapkan menjadi role model bagi desa lain, tentu saja disesuaikan dengan kebutuhan dan keunikan masing-masing desa, ”ujarnya.

Desa Cantik bertujuan untuk meningkatkan literasi statistik pemerintah desa dalam rangka pelaksanaan pembangunan yang lebih baik, melalui pembinaan statistik yang berfokus pada standarisasi pengelolaan data statistik, optimalisasi penggunaan dan pemanfaatan data statistik, serta peningkatan kesadaran dan peran aktif perangkat desa dab masyarakat dalam penyelenggaraan statistik.



FORM KOMENTAR





DAFTAR KOMENTAR (0)