Andal Saat Kondisi Darurat, RPU Harus Tetap Terawat

Komunikasi melalui gelombang radio memiliki beberapa keunggulan seperti rentang jarak yang jauh sehingga mampu menjangkau daerah-daerah terpencil, pesan yang disampaikan diterima secara real-time, dan tetap dapat berfungsi dengan baik saat keadaan darurat atau bencana melanda karena tidak memerlukan jaringan internet.

 

Pemerintah Kabupaten Bantul hingga saat ini juga masih menggunakan radio komunikasi sebagai media komunikasi keprotokolan dan pengamanan pimpinan daerah serta koordinasi dalam kondisi kegawatdaruratan.

 

Oleh karena itu, pada hari ini Selasa (28/07/2026) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bantul melakukan pemeliharaan peralatan dan bangunan menara antena radio komunikasi Radio Pancar Ulang (RPU) milik Pemerintah Kabupaten Bantul secara rutin guna mengoptimalkan kinerja dan fungsi komunikasi radio.

 

Beberapa perawatan yang dilakukan antara lain: pembersihan lingkungan RPU, pengecekan stok air aki dan fungsi aki sebagai baterai cadangan pasokan listrik RPU, pengukuran standing wave ratio guna memastikan seberapa baik sinyal daya yang terpancar melalui sistem antena ke atmosfer, serta perawatan bangunan menara antena radio dengan pengecatan agar menara tetap kokoh dan terhindar dari korosi mengingat lokasi menara berada di area pesisir selatan.